Surat Teruntuk Ayah yang Sangat Aku Cintai
AYAH
AKU RINDU
Sembilan
belas tahun sudah aku dilahirkan dari Rahim seorang ibu yang luar biasa, dan
Sembilan belas tahun juga aku hidup dinafkahi oleh seorang pria yang menjadi
cinta pertamaku yang kupanggil dengan sebutan ayah. Sesosok pria dengan sedikit
ekspresi yang bisa membuat hariku bahagia tiap harinya. Sesosok pria yang
sangat jarang tersenyum walaupun aku tahu bahwa hatinya selalu tersenyum saat
melihat anak-anaknya bahagia. Sesosok pria yang selalu mendahulukan istri dan
anaknya ketimbang pekerjaan. Sesosok pria yang menjadi imam Sholat pertamaku,
dan sesosok pria yang ingin ku bersamai di surga-Nya kelak. (aamiin).
Ayah…
disini ingin ku sampaikan salam rinduku padamu. Salam rindu yang mungkin tak
pernah terucapkan oleh mulutku karena gengsiku yang terlalu tinggi. Salam
rinduku yang biasanya hanya ku curahkan ke Rabb-ku Allah SWT. Salam rindu yang
terkadang membuatku sesak dikesendirianku kini. Serta salam rindu yang selalu
menjadi penguat dan motivasiku untuk bangkit hingga saat ini. Ya.. Salam rindu untuk
mu wahai pahlawan masa kecilku, dan akan tetap menjadi pahlawanku sampai
surganya kelak.
Ayah,
aku ingat ketika kecil aku sering merengek minta ikut kau bawa kesekolahmu. Aku
ingat saat itu ayah dengan senang hati membawaku dan memperkenalkanku dengan
rekan rekan ayah. Itu adalah saat termanis untukku. Karena masa-masa itulah aku
bisa menikmati seharian bermain bersamamu. Aku ingat ketika aku masuk SD, ayah
selalu memberiku reward setiap kali aku mendapat prestasi di kelasku, aku
bahkan ingat hal itu kadang sering membuat teman-temanku iri padaku.
Ayah…
aku rindu akan semua hal tentangmu. Aku rindu saat-saat dulu ketika aku selalu
diantar jemput olehmu, aku rindu saat dimana ayah selalu menuruti permintaanku
untuk membawaku nyore disetiap bulan ramadhan. Aku rindu masa dimana saat ayah
tak pernah lupa untuk membelikanku oleh-oleh atau makanan saat tengah pergi
dari tempat yang jauh. Ayah tak pernah lupa sekalipun akan hal itu, ayah selalu
ingat bahwa setiap ia pulang aku selalu menanti-nanti apa yang akan dia bawakan
untukku.
ayah…
aku ingin berterima kasih padamu untuk semua pengorbananmu, aku sangat
berterimakasih untuk segala upayamu menyekolahkanku. Aku sangat berterimakasih
karena kau selalu menjagaku. Aku juga sangat berterimakasih atas segala doa-doa
yang selalu kau panjatkan untuk kebaikanku. Yang paling penting aku sangat berterimakasih
karena Tuhan telah mengirimkan Ayah untukku. Ku harap ayah selalu sehat disana
dan dapat menjadi waliku saat ada seorang pria yang ingin meminta menggantikan
tanggung jawabmu atas diriku kelak.
Ayah…
kuharap suatu saat nanti salam rinduku akan tersampaikan padamu, kuharap
ungkapan cintaku juga bisa terdengar olehmu. Kuharap segala doa yang kau
sampaikan untukku dan segala doa yang kusampaikan untukmu dapat sampai ke
pengabul segala doa. Ayah aku harap aku bisa membahagiakanmu dan menjadi sumber
bahagiamu. Terimakasih banyak Ayah…. Salam cinta penuh rindu dari putri
kecilmu.

Komentar
Posting Komentar