TERLAMBAT
{terlambaat}
“pagi..”, ucap seorang pria yang
membuat kaget aneila. Setiap pagi pria bernama abdiel justin tersebut selalu
menyapa dan memperhatikan aneila sejak beberapa bulan lalu, tepatnya sejak dua
bulan lalu ketika neila baru pindah kesekolah ini, ia berjalan dan tak sengaja
menabrak justin. Sejak itu justin seperti terkena sihir dan mulai memperhatikan
neila. Justin adalah siswa popular di sekolah ini, jadi wajar saja banyak siswi
lain yang benci pada neila karena justin selalu memperhatikannya, karena itu
neila selalu bersikap cuek pada justin dan seolah tidak menghiraukan justin.
Hingga
suatu hari justin mendatangi neila dan memintanya untuk pulang dengannya, saat
itu wajah justin benar-benar seperti orang yang sedang sedih karena itu tanpa
berpikir neila meng-iyakannya. Lalu justin menarik tangan neila dan mereka
pulang bersama. Sesampainya dirumah setelah justin pulang, neila baru sadar dan
bertanya-tanya pada dirinya sendiri, kenapa ia mau diantar oleh justin?.
Keesokan
harinya justin datang kekos-an neila dan menunggu neila selama satujam. Saat
keluar neila sangat terkejut melihat justin ada didepan, namun justin hanya
tersenyum lalu turun dari motornya dan menghampiri neila lalu menarik neila
naik kemotornya. Namun neila menarik tangannya dan berkata, “sebaiknya pagi ini
aku naik bus saja”. Neila tersenyum lalu pergi meninggalkan justin. Justin
hanya tersenyum melihat neila pergi lalu tak lama iapun pergi,dilihatnya
dihalte neila masih menunggu bis lalu justin menghampirinya lagi namun taklama
bis datang dan neila segera masuk kedalam bis.
“gadis
ini benar-benar..”, ucap justin pada dirinya. Sesampainya disekolah, saat
pelajaran PE(olahraga) neila kelihatan kurang sehat, justin yang khawatir
menghampiri neila, neila memerhatikan justin sejenak dan tiba-tiba ia pingsan
untung saja justin dengan cepat menangkapnya dan membawanya ke UKS,
teman-temanya sangat khawatir dan menunggui neila di UKS. Neila terbangun dan
dilihatnya teman-temannya ada disampingnya, namun tak lama bel berbunyi dan
teman-temannya harus masuk kembali kekelas.tiba-tiba suasana UKS menjadi sepi,
neila mulai takut lalu tiba-tiba ada suara piano yang membuat neila semakin takut.
Dibukanya tirai sebelah dan ternyata ada justin disana yang tengah
menakut-nakutinya. Neila menghela nafas lega,”apa yang kamu lakuin disini”.
“aku juga sakit-_-“, jawab justin. Hingga akhirnya justin mengoceh panjang
lebar, dan neila hanya mengetik-ngetik diponselnya tanpa menghiraukan justin.
Namun ketikan neila terhenti ketika justin bercerita mengenai orang tuanya yang
selalu saja bertengkar bahkan tidak pernah memperhatikannya. ---- Sejak hari
itu neila tidak tega untuk mengacuhkan justin, neila ingin menjadi teman
justin, karena ia juga pernah mengalami hal seperti yang justin alami sekarang.
Neila
menjadi merasa bahwa dirinya terikat entah hal apa, tetapi dirinya tidak bisa
menjauh dari justin meskipun neila tahu justin telah mempunyai pacar yang bersekolah
diluar kota. Namun ia selalu luluh oleh kata-kata justin, “tinggalah disisiku,
kumohon”. Suatu hari neila bertanya pada justin kenapa ia ingin neila berada
disisinya padahal ia memiliki caca?, lalu justin menjawab, “aku hanya melihat
siapa yang pantas untuk kuperjuangkan”. “jadi setelah kamu tahu, bukankah
akhirnya juga kamu akan melepaskan dan meninggalkanku?”, Tanya neila. “tidak,
karena aku berpikir kamu yang pantas untuk kuperjuangkan, dan mana tega aku
menyakiti wanita sepertimu..”. “lalu.. mengapa kamu masih mempertahankannya
bodoh!, kenapa kamu membuatku seperti wanita perusak hubungan orang lain?”,
ucap neila dalam hatinya karena ia tidak berani mengungkapkannya.
Hari ini
ulang tahun neila yang ke 16 tahun dan juga ulang tahun justin ke 17 tahun,
karena hari lahir mereka sama. Justin sebenarnya sangat membenci hari ulang
tahunnya, namun dia menyiapkan pesta kejutan untuk neila meskipun ia sangat membenci pesta
seperti ini. Neila sangat tersentuh dan terharu bahkan ia sampai menangis, “aku
akan merayakan ulang tahun kita bersama-sama kedepannya, ini baru permulaan.
Setiap
hari justin mendatangi neila dan menjahilinya, ia selalu mengajak neila pulang
bersama namun neila selalu menolak. Suatu hari neila tengah ketoko buku namun
tiba-tiba hujan saat ia akan pulang, justin mengiriminya pesan dan bertanya
dimana ia, nayla mengatakan bahwa ia sedang di toko buku. Saat naila telah
sampai di kos-annya, justin menelponnya dan ternyata justin telah sampai ditoko
buku untuk membawakan neila jas hujan namun neila sudah keburu pulang. Karena
itu justin tidak masuk tiga hari, karena ia akan langsung demam jika kehujanan.
Neila sangat khawatir namun ia tidak tahu dimana rumah justin.
Seminggu
setelah itu justin kembali kehujanan karena menjemput neila pulang bimbel,
padahal neila sudah melarangnya. Saat diperjalanan pulang justin berkata,
“mungkin iini terakhir kita bertemu untuk beberapa tahun kedepan, aku akan
pindah keluar negeri karena aku harus belajar menjalankan bisnis ayahku”.
“apa?”, neila pura-pura tidak mendengarnya. Setelah sampai di kos-an neila,
neila langsung berlari masuk tanpa mengatakan apapun pada justin. Neila
menangis dan memandangi justin dari dalam rumah. “apapun yang terjadi, aku akan
memperjuangkan dirimu dan kembali padamu suatu hari nanti. Jadi kamu hanya
perlu menungguku kembali 3 atau 4 tahun lagi, sampai saat itu kita akan bersama
kembali, jangan kemana-mana dan tetaplah tinggal disini. Aku janji akan kembali
padamu”. Neila menangis sambil mendengarkan perkataan justin dari dalam, saat
dia berbalik justin sudah pergi.
----5tahun
kemudian----
“inikah
3 atau 4 tahun yang kau janjikan?, ini bahkan sudah 5 tahun tapi kau belum juga
kembali padaku. Ini ulang tahunku ke 21 dan aku masih merayakannya sendiri
tanpa kehadiranmu”.
Tiba-tiba
muncul berita bahwa perusahaan city bekerja sama dengan hotel zeus bahkan putra
dari pemilik city grup akan menikahi putri dari pemilik hotel zeus, Yang tak
lain adalah justin dan caca. “mereka memang serasi”, ucap neila sambil
mematikan tvnya – sepertinya janji itu kini benar-benar telah terlupakan,
mungkin kini kamu telah menemukan siapa yan sebenarnya pantas untuk kamu
perjuangkan. Kurasa penantianku cukup sampai disini…
Beberapa
hari setelah itu neila pergi berbelanja kesebuah pusat perbelanjaan dan tiba-tiba
langkahnya terhenti ketika ia melihat justin dengan caca, justin melihat kearah
neila dan seakan-akan mengenalinya, namun dia kembali berbicara pada caca dan
melintas disamping neila. Neila yang menyaksikan hal itu masih terpaku
ditempatnya lalu tiba-tiba ia pingsan. Saat sadar neila telah berada dirumah
sakit, namun tidak ada seorangpun disana hanya ada seorang pelayan toko yang
mengantarkannya lalu ia segera pergi setelah neila sadar, lalu dokter berbicara
pada neila sejenak.
Sejak
saat itu neila hanya diam dirumah, bahkan ia berhenti bekerja sebagai penulis.
Dia hanya duduk termenung dikamarnya sambil memandangi laptopnya, lalu ia mulai
mengetik kata-perkata. Tertulis di dindingnya. “aku rindu..aku rindu..aku
rindu”. seorang pria datang, lalu ia sangat terkejut melihat neila tergeletak
dikamarnya dan segera membawanya kerumah sakit, dan pria itu adalah justin.
Justin
sangat terkejut ketika dokter menyarankan neila untuk segera melakukan operasi
kanker otak. Justin terdiam terpaku, ia melihat neila dari jendela kaca,
“kenapa seperti ini?, apa aku terlalu terlambat?”, ucap justin sambil
meneteskan air mata. Saat sadar neila sangat terkejut melihat justin tertidur
sambil memegangi tangannya, lalu diam-diam ia meninggalkan justin. Justin
sangat terkejut karena neila sudah pergi. Dia mencari neila di kos-annya namun
tidak ada. Justin keliling mencari keberadaan neila, hingga akhirnya dia
kembali ke kos-an neila dan melihat neila berjalan sambil tertatih menuju rumah
kecilnya itu.
Justin
langsung menghampiri neila, ”ayo kembali kerumah sakit, kamu harus dioperasi”.
“minggirlah”, ucap neila lirih. “aku kembali bukan ingin melihat ini!”, bentak
justin. Neila terus saja berjalan, karena terlalu kesal justin menggendong
neila masuk kemobilnya dan langsung menuju rumah sakit. “aku kira janji itu
telah terlupakan”. “bodoh!”, ucap justin. “bukankah sudah kubilang bahwa hanya
kaulah yang pantas untuk ku perjuangkan!”. “baiklah.. benarkah kau kembali
untukku?”, Tanya neila. “berjanjilah kau akan bahagia setelah ini..”, ucap
neila. “jangan berkata seperti itu, lebih baik kau tidak usah berkata apapun”,
bentak justin pada neila yang seolah-olah akan pergi meninggalkannya.
Mereka
sampai dirumah sakit, namun kondisi neila sangat drop. Dokter dengan segera
mengadakan operasi, namun kondisi neila sangat drop dan operasi itupun gagal.
Dan nyawa neila tidak bisa diselamatkan lagi.. justin memejamkan matanya dan
menangis.
“terlambat!,
terlambat!terlambat!”, ucap justin dalam hati menyesali semua yang telah ia
lakukan.

Komentar
Posting Komentar